23
Kabupaten
Bogor - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan
Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri acara Gerakan Nasional
"AYO Muliakan Sungai" di Yayasan Pesantren Pengrajin Bambu, Cibinong,
Kabupaten Bogor, Jumat (19/06/2026). Pada kesempatan tersebut, ia mengajak
seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memuliakan sungai sebagai bagian
penting dari kehidupan serta akar peradaban bangsa dan negara.
"Ayo
sama-sama kita memuliakan sungai karena memuliakan sungai adalah memuliakan
negara. Sungai merupakan akar peradaban dan juga sumber peradaban dari bangsa
dan negara kita," ujar Wamen ATR/Waka BPN.
Aksi
Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" kali ini dimulai dengan
menelusuri Sungai Ciliwung yang berlanjut ke pembersihan sampah di sepanjang
bantaran serta aliran sungai. Kegiatan ini melibatkan Yayasan Bambu Indonesia,
berbagai komunitas lingkungan, relawan, generasi muda, dan masyarakat yang
memiliki kepedulian terhadap kelestarian sungai.
Melihat
semangat gotong royong yang mewarnai jalannya kegiatan, Wamen Ossy
mengapresiasi Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" yang dinilai
mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha,
akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sungai. "Gerakan ini
menunjukkan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap
semakin banyak pihak yang terlibat dan mengambil peran nyata karena
keberhasilan memuliakan sungai hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong
dan kolaborasi," pungkasnya.
Selain
membersihkan sungai, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang
menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, komunitas lingkungan, pelaku UMKM,
serta generasi muda. Kolaborasi yang dilakukan seluruh pihak menjadi kunci
penting untuk menjaga kelestarian sungai di Indonesia, sebagaimana disebutkan
oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
(Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang ikut berpartisipasi dalam
gerakan tersebut.
“Gerakan
AYO Muliakan Sungai bukan hanya aksi bersih-bersih, tetapi gerakan bersama
untuk menjaga sungai sebagai sumber kehidupan. Keberhasilannya memerlukan
kolaborasi masyarakat, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah,”
ungkap Menko AHY.
Turut
hadir dalam kegiatan ini, Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan
Good Governance, Ajie Arifuddin; serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
I, Sontang Coin Manurung. Hadir pula Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman
Suryanagara; Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo; serta Wakil Menteri
Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor. (SG/CK)
0 Komentar