27
Semarang
– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),
Nusron Wahid, menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf dari berbagai wilayah di
Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah,
Selasa (16/06/2026). Program yang terlaksana melalui kerja sama Kantor Wilayah
(Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian
hukum serta melindungi aset umat dari potensi sengketa di masa mendatang.
“Hari
ini kami secara simbolis menyerahkan 243 sertipikat wakaf dari ribuan
sertipikat tanah wakaf yang terbit pada tahun 2026. Ini bagian dari program
prioritas nasional di bidang pertanahan, yaitu menyelesaikan kepastian hukum
terhadap tanah-tanah wakaf di tempat ibadah maupun tempat umum baik itu masjid,
musala, sekolah, pesantren termasuk tempat pekuburan,” ujar Menteri Nusron usai
acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H dan Penyerahan Sertipikat
Tanah Wakaf oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Capaian
sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah saat ini telah mencapai 73 persen, atau
berada di atas rata-rata nasional. Menurut Menteri Nusron, capaian tersebut
menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melegalkan aset-aset
keagamaan dalam tiga hingga empat tahun terakhir.
Meski
demikian, masih terdapat sejumlah masjid, musala, dan aset wakaf lainnya di
Jawa Tengah yang belum bersertipikat. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN
terus melakukan percepatan melalui berbagai strategi, termasuk menyelesaikan
persoalan yang berkaitan dengan wakif yang telah meninggal dunia, belum adanya
nazir, hingga ketidakjelasan batas bidang tanah.
“Kami
lakukan identifikasi, Kami targetkan dalam tiga tahun ke depan capaian
sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah bisa mencapai 95 persen,” terang Menteri
ATR/Kepala BPN yang hadir didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan
Protokol, Achmad.
Saat
menyerahkan sertipikat, Menteri Nusron didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah,
Ahmad Luthfi; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen; serta Kepala
Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto. Pada kesempatan yang sama,
diserahkan pula bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim yang berasal dari
sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah.
Gubernur
Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi upaya Kementerian ATR/BPN dalam
mempercepat sertipikasi tanah wakaf di wilayahnya. “Hari ini menjadi berkah
bagi tanah-tanah di Jawa Tengah, baik tanah bermasalah, tanah warisan, tanah
wakaf, maupun tanah-tanah lainnya. Kehadiran Bapak Menteri ATR/Kepala BPN
menjadi berkah bagi kita semua,” pungkas Ahmad Luthfi. (AR/FA)
0 Komentar